Menenggak Urin untuk Mengobati Telinga Berdenging


Berikut ini pengalaman penyembuhan tinnitus sebagaimana diceritakan oleh Dainis, Vienna.

“Namaku Dainis W. Michel, aku menderita tinnitus pada tgl 15 Feb 2002 pukul 16:30. Kudengar letusan keras pada telinga kiriku, sejak itulah hidupku berubah. Aku mengeluarkan semua uang utk pengobatan medis sampai hampir tak tersisa, aku meminjam uang dr sanak saudara. Aku sangat tertekan dalam mengikuti studi, pekerjaan, dan kewajiban2 lainnya yg membutuhkan energi penuh.

Akhirnya, tak disengaja, aku menemukan buku karya John Armstrong, Water of Life, dan kukira, bodo amat…Aku tak memiliki uang lagi buat pengobatan medis. Sejak itulah aku membeli sejumlah buku tentang Terapi Urin. Aku juga menghubungi Yayasan Air Kehidupan (Water of Life Foundation) di India. Begitulah, aku telah menggunakan setidaknya sedikit urinku setiap hari sejak November 2004. Aku sengaja melewatkan tiga hari pd st periode karena saat itu, kupikir “stop sebentar” dpt bermanfaat bg tubuhku.

Sejak Nov. 2004, aku telah mengalami pilek yg cepat dan singkat selama dua hari. Pilek tsb memiliki hubungan langsung dgn lingkungan emosional (perceraian orangtuaku, kunjungan ibu mertua).
Di samping itu, rambutku mulai kembali hitam. Aku menjadi sangat kuat. Aku mengeluarkan parasit sepanjang satu yard saat puasa urin dan air. Percayalah, aku sama sekali nggak pernah mengharapkan petualangan medisku yg sedemikian “funky twist”.
Melalui berbagai terapi, tinnitusku tlh berkurang sampai pd tingkat di mana ia hampir sm skl bukan sebuah faktor dlm kehidupanku. Aku nggak suka bahkan walau msh mengalami sejumlah tinnitus yg sgt ringan, karenanya aku berkonsentrasi merawat yg “sedikit terakhir” itu. Juga, aku perlu melakukan kerja tulang otot sedikit, dan kupikir ketika aku melakukan pelurusan fisik yg tepat untuk tubuhku, sisa tinnitus tsb akan lenyap.
Jika tidak, tetap kulanjutkan, cari, dan laksanakan maksud terbaikku untuk menyembuhkan diriku secara
total.

Kejutan utamanya adalah betapa luar biasa bagusnya mempraktekkan terapi urin kurasakan. Kakiku kecocok beling saat mengejar truk Fed Ex… sebenarnya yg diantarkan itu semua BUKU tentang TERAPI URIN! Ha ha. Dg cepat, kucabut beling dari kakiku dan membasuh lukanya dgn urine…sembuh.

Aku menemukan betapa banyak obat2an yg menggunakan urin, derivatifnya, atau komponen urin sintetik. Begitulah, agak mengecewakan. Karena ada begitu banyak studi ilmiah tentang penggunaan urin dan derivatifnya… ini mengejutkan. Di satu sisi, aku merasa dikhianati. Namun aku juga bisa bersimpati kepada dokter2 yg mungkin bereaksi spontan dan berkoar kalau urin adalah buangan tubuh takkan mengeluarkan sesuatu yg bermanfaat baginya.

Aku senang menggunakan Metode Ilmiah untuk membantu, dan aku akan mem-print ulang sedikit Metode Ilmiah di sini.”

Sumber: www.urine-therapy.org

Pos ini dipublikasikan di TERAPI URIN dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s